Takalar Jadi Pusat Peresmian Dapur MBG 3T, Daeng Manye: Ini Sebuah Kebanggaan
Peresmian SPPG untuk wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi di Kabupaten Takalar, Jumat (2/10).
TAKALAR, Fokus-indo.com — Kabupaten Takalar menjadi pusat peluncuran serentak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi di 16 provinsi kawasan Indonesia Timur, Jumat (2/10).
Peluncuran dihadiri langsung Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Sudaryono bersama jajaran pejabat BGN, para gubernur dan kepala daerah se-Indonesia Timur, mitra SPPG, korporasi, serta Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Takalar, khususnya Kecamatan Polongbangkeng Timur, sebagai lokasi peluncuran.
“Ini satu kebanggaan bagi kami. Ini bentuk perhatian Bapak untuk wilayah-wilayah tertinggal dan stunting,” ujar Daeng Manye.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye memaparkan pengalaman Pemkab Takalar dalam melakukan intervensi terhadap anak yang mengalami indikasi stunting. Pada 2025, sekitar 15 ribu anak mendapat intervensi dengan anggaran sekitar Rp56 miliar melalui pemberian makanan selama 59 hari.
Ia menyebut program tersebut menunjukkan hasil positif, dengan sekitar 70 persen anak sasaran mengalami kenaikan berat badan.
Menurut Daeng Manye, pengalaman tersebut membuktikan pentingnya intervensi gizi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita berharap keberadaan SPPG memberikan dampak lebih luas karena anak-anak mendapatkan makanan secara rutin,” katanya.
Peluncuran SPPG ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dialog dan arahan Kepala BGN. Dalam rangkaian kegiatan itu, Sudaryono juga berinteraksi secara daring dengan sejumlah SPPG di Minahasa, Konawe Selatan, Lombok Barat, hingga Kabupaten Sorong.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas dan proses pelayanan SPPG.
Peluncuran serentak ini menempatkan Takalar sebagai salah satu titik penting dalam perluasan program pemenuhan gizi di kawasan Indonesia Timur, sekaligus memperkuat intervensi pemerintah dalam penanganan stunting.
Fokus-indo.com
Berita Terkait

Kelurahan Pappa Jadi Mitra Bapas Kelas I Makassar,
15 September 2026
Penyaluran Bansos Beras di Kelurahan Pappa Disambu
15 September 2026
Pertalite Langka di Takalar, Legislator Turun ke S
13 September 2026